Sabtu, 17 Januari 2015
Hengky Roy, Kolektor Batu Akik Yang Diburu Artis Kondang
JAKARTA (Pos Kota) – Fenomena batu permata atau akik yang semakin digemari masyarakat dari seluruh penjuru Tanah Air, setidaknya memberikan kebanggaan tersendiri bagi Hengky Roy.
Pasalnya, ia sebagai ‘pemain’ alias kolektor yang sudah memulai sejak tahun 1993 tersebut, bisa lebih mempopulerkan batu kristal alam Kecubung yang digali dari daerah Ketapang, Kalimantan Barat.
Bahkan kini kristal alam Kecubung sudah masuk dalam deretan 60-an batu kelas dunia yang sudah diakui dalam standar Gem Reseach Internasional Lab (GRI). Artinya, sudah bisa disejajarkan dengan jenis batu Diamond, Ruby, Aquamarine, Blue Topaz dan banyak lagi.
“Kecubung memiliki karakter kekuatan 7 sebagai kristal alam. Sedang untuk batu-batu lain di Indonesia, masih di bawah 5. Hal itulah yang menjadi kelebihan Kecubung, apalagi diyakinkan sebagai kristal alam asli. Jadi, bukan semi kristal,” ucap pria berusia 60 tahun tersebut.
Saat ditemui di salah satu pusat batu di kawasan Batu Ceper, Jakarta Pusat, Hengky dikerubungi sejumlah artis kondang. Mereka di antaranya Kadir, Doyok, Cak Lontong, Master Limbad, Ali Nurdin serta Akbar ILK. Selain digaet sebagai pengoleksi, juga diminta untuk lebih mensosialisasikan batu Kecubung ke masyarakat luas.
Tidak kurang dari 300 sampai 500-an batu Kecubung antik yang dikoleksi. Bahkan dari sebagian itu merupakan pesanan para kolektor dari mancanegara seperti dari India, Brunei Daruusalam, Singapura dan Malaysia. “Mereka tahu keunikan serta aneka warna dari kelebihan batu Kecubung asal Ketapang, Kalimantan Barat,” jelasnya.
Dalam mengembangkan usahanya atau sebagai kolektor, Hengky Roy juga banyak mendapat dukungan dari pejabat di daerahnya. Sebut saja Bupati Ketapang Henrikus MSi serta wakilnya H. Boyman Harun SH. Apalagi berkat kepopuleran batu Kecubung, bisa mengangkat potensi wisata budaya serta kekayaan alam daerah tersebut. (santosa/yo)
Jumat, 12 Desember 2014
Sebut Kepala Bandara Goblok, Giliran Jonan Dicap Gila
JPNN.COM - JAKARTA - Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengakui keberhasilan kinerja Ignasius Jonan dalam membawa perubahan pada 'wajah' PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjadi lebih baik. Bahkan, Arief menyebut Jonan adalah 'orang gila'.
Peryataan Arief ini dilandasi dengan strategi marketing yang dijalankan Jonan selama memimpin KAI.
"Saya tidak perlu speech untuk orang ini (Jonan), karena ini orang gila di Indonesia. Jonan sangat baik dalam membawa KAI dan dia juga sahabat saya," ungkap Arief dalam acara Markplus Conference 2015 di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (11/12).
Menurut Arief, Jonan berhasil menjalankan paradoks marketing yang luar biasa, yang pada akhirnya bisa membawa keberhasilan.
"Jadi harus dipilih CEO setengah gila itu, dia gunakan paradoks marketing yang luar biasa," puji Arief.
Mantan Dirut PT Telkom ini lantas merendah, seharusnya tahun lalu kata dia, Jonan yang pantas mendapatkan penghargaan Marketeer Of The Year (MOTY) 2014, bukan dirinya.
"Tahun kemarin seharusnya jatuh ke Jonan, dia yang lebih pantas, ketika itu dia sangat jago membawa KAI," paparnya.
Sebelumnya Jonan juga menyebut kepala bandara goblok bila Stasiun Pasar Senen lebih rapi ketimbang bandara. Kata dia, pelayanan dan kenyamanan justru harus lebih baik dibanding dengan stasiun kereta. [Baca: Menhub Jonan Sebut Kepala Bandara Goblok]
"Kalau Stasiun Pasar Senen bisa lebih rapi daripada bandara, berarti kepala bandaranya yang goblok. Karena apa, di Stasiun Senen itu sangat sulit ngatur orangnya, ngasih tahu orang untuk pakai sandal saja susahnya setengah mati. Jadi maksudnya saya apa? Kalau Stasiun Senen bisa dirubah, masa bandara nggak bisa," cibir Jonan. (chi/awa/jpnn)
Sabtu, 22 November 2014
Lima Manfaat Mengejutkan Mentimun
VIVAlife – Mentimun memiliki banyak manfaat dan kegunaan yang sudah dapat dirasakan. Selain bisa dijadikan salah satu pilihan menu makanan, mentimun bisa juga menjadi penolong untuk menjaga kecantikan. Namun, banyak manfaat dari mentimun yang belum diketahui banyak orang.
Inilah beberapa manfaat mengejutkan dari si sumber vitamin A, B, dan C ini, seperti dilansir dalam laman Learnist, Kamis 20 November 2014.
Penghilang stres
Memiliki aktivitas padat, seringkali memicu datangnya stres. Di waktu yang sempit, Anda tetap bisa manjakan diri sejenak dengan pertolongan dari mentimun. Potong mentimun menjadi bonggol berukuran sedang dan rebus mentimun di air panas. Uap rebusan mentimun tersebut dapat menghasilkan aroma yang segar, serta menenangkan yang dapat membantu menghilangkan stres Anda.
Pembersih wastafel
Membersihkan wastafel seringkali terasa sulit, karena banyaknya noda yang menempel dipermukaan alumuniumnya. Sikat dan kawat memang ampuh membersihkan noda, tetapi bisa meninggalkan bekas lecet yang membuat permukaan wastafel tak enak dilihat. Hindari risiko tersebut, dengan manfaat mentimun. Cukup iris tipis mentimun dan usapkan ke titik noda di wastafel. Wastafel Anda bersih sejekap tanpa meninggalkan bekas lecet yang mengganggu.
Pembersih noda di tembok
Anda para orangtua pasti tak asing dengan coretan-coretan krayon yang ada di dinding rumah. Torehan tangan si kecil tersebut, dapat meninggalkan noda yang menganggu pemandangan. Siasati hal itu dengan getah mentimun. Getah mentimun dapat membersihkan noda pulpen, pensil warna, dan krayon di tembok rumah Anda dan mengembalikan tembok cantik rumah Anda dalam sekejap.
Pengusir hama
Datangnya musim hujan biasanya dibarengi dengan datangnya hama seperti lintah, siput, dan hama kecil lainnya ke pekarangan rumah Anda. Manfaatkan mentimun sebagai pengusir hama. Caranya, iris mentimun dengan ukuran sedang dan tebarkan di sekitar pekarangan rumah Anda. Niscaya, hama kecil menjauh dan rumah Anda tetap nyaman meski hari hujan.
Penyemir sepatu
Anda kehabisan semir sepatu di saat-saat penting? Mentimun bisa jadi solusinya. Irisan mentimun yang dibalurkan ke permukaan sepatu yang kusam dapat membuat sepatu Anda kembali bersih dan kinclong, sehingga Anda lebih percaya diri menghadiri pertemuan yang ada di jadwal Anda.
Laporan reporter: Dhea Amanda Rustam (asp)
Senin, 17 November 2014
Kebijakan Pensiun Dini PNS Mulai Diterapkan 2016
JPNN.COM -JAKARTA - Para aparatur Sipil Negara (ASN), terutama Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus siap-siap menghadapi pensiun dini. Kebijakan ini diberlakukan bagi pegawai yang kompetensinya rendah dan tidak bisa dikembangkan lagi.
"Dalam rangka penataan struktur organisasi kepegawaian, pemerintah akan mengambil kebijakan pensiun dini. Pensiun dini akan dikenakan mulai tahun 2016, kepada pegawai yang kualitasnya rendah," tegas Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja, Minggu (16/11).
Untuk menilai mana PNS yang berkualitas super, menengah, biasa,dan rendah, akan diterbitkan Surat Edaran MenPAN-RB tentang kewajiban seluruh instansi baik pusat maupun daerah melakukan uji kompetensi pegawainya. Agar hasilnya objektif, menurut Setiawan, pemerintah akan memberlakukan format baku agar pejabat pembina kepegawaian (PPK) tidak membuat rekomendasi berdasarkan like and dislike.
"Uji kompetensinya ini sangat penting karena akan dijadikan dasar penentuan klasifikasi PNS," ujarnya.
Yang kualitas super dan menengah aman, yang kemampuan biasa harus digenjot dengan berbagai pendidikan dan pelatihan agar kompetensinya naik ke menengah. Sedangkan kualitas rendah, akan diajukan untuk dipensiunkan dini.
"Setiap PNS harus mengembangkan kualitasnya. Sebab, dalam UU ASN diwajibkan setiap aparatur memiliki kompetensi tinggi. Kalau kemampuannya stagnan dan tidak bisa berkembang meski sudah diberikan diklat, apaboleh buat PNS-nya kita pensiunkan," terangnya.
Mengenai SE untuk kewajiban PPK melakukan uji kompetensi, menurut Setiawan, dalam waktu dekat akan dilayangkan ke seluruh instansi pusat dan daerah. Pasalnya, uji kompetensi sudah harus dilakukan mulai awal Januari 2015 dan kebijakan pensiun dini bisa dimulai setahun setelahnya.
"Jadi nanti setelah uji kompetensi dan hasilnya didapat, baru kita lakukan pensiun dini pada 2016," pungkas Setiawan. (esy/jpnn)
Sabtu, 08 November 2014
Andai Susi adalah sebuah produk
Reporter : Sapto Anggoro
Merdeka.com - Di antara 34 menteri yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo, tiba-tiba ada satu magnet kuat sebelumnya tidak begitu menonjol. Sosoknya menarik perhatian banyak orang. Wartawan pun memburunya. Dan, kini dia resmi menyandang status "media darling" karena jadi pembicaraan khalayak.
Tak pelak, Susi Pudjiastuti - yang mendapat kepercayaan memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan - adalah sosok menarik perhatian itu.
Mengapa dia bisa begitu menyita perhatian (point of attention) sampai seolah menenggelamkan tokoh-tokoh beken lainnya di kabinet. Misalnya Anies Baswedan yang smart, Rini Soemarno yang diterpa isu miring, Ignasius Jonan sang penyulap performa PT KAI, atau bahkan Khofifah Indar Parawansa yang muslimah cerdas sekaligus talkative.
Ya, Susi tiba-tiba menyeruak diantara nama beken di atas, karena dia tampil sebagai sosok menteri yang di luar pikiran atau ekspektasi kebanyakan orang. "She is beyond and special," kata media asing.
Selama ini menteri identik dengan tokoh berpendidikan tinggi, panutan, jaga image (jaim), dan bahasanya hati-hati atau tertata penuh teori. Semua pakem itu, ditabrak oleh Susi. Dia hanya lulusan SMP (SMA jebol), merokok pas diwawancara di pojok istana, punya tato di kaki, bicaranya lepas tanpa tedeng aling-aling, dan terang-terangan single parent nikah lebih dari sekali.
Karena citra antitesis itulah, maka wartawan melihatnya memiliki nilai berita: unik. Sementara orang yang berpandangan normatif, mem-bully Susi. Bahkan seorang guru besar yang belum tahu bagaimana Susi akan bekerja dan tanpa tahu sejauh mana kemampuan implementasinya, sudah mengkritisi Susi tidak layak jadi menteri!
Kolom inspira kali ini tidak melihat Susi dari soal kementerian dan bagian dari politik. Namun, melihat sisi lain (insight) seorang Susi dari sisi produk dan muatan-muatan pesan yang dibawanya.
Dengan fakta-fakta merokok, tato, suara seperti pria, pendidikan tidak tinggi, jujur apa adanya, tentu saja sudah memenuhi syarat produk: Susi itu unik dan beda (differentiation & uniqueness). Mohon maaf, mengumpamakan menteri sebagai produk bukan untuk merendahkan, tapi menempatkan sosok menteri yang satu ini sebagai sebuah model.
Selain keunikan dan beda dari yang lain itu, Susi memiliki nilai-nilai di baliknya. Sukses dia menjadi pedagang hasil tangkapan ikan para nelayan yang bernilai ratusan miliar per bulan, memberi bobot tersendiri bahwa Susi memang bernilai.
Dia layak diteladani semangat bisnisnya, kecanggihannya mengelola usaha dari gaya "bakulan", sampai jadi industri yang melibatkan ratusan orang dan menjadi faktor penting dalam jaringan pemasok (supply chain) usaha resto seafood di kota-kota besar. Kalau sudah industri, pasti pola kinerja manajerialnya tidak sembarangan.
Selain sukses di bisnis perikanan, Susi juga sukses di bisnis penerbangan. Dia tidak mengambil porsi bisnis di ceruk yang umum (mass carrier) seperti Garuda, Lion, atau Airasia. Susi Air mengambil ceruk carter dan penerbangan perintis (istilah untuk landasan kecil/pendek). Prestasi yang dibanggakan Susi justru ketika nekat mendaratkan pesawat pertama di Meulebouh Aceh dengan logistik untuk membantu korban tsunami.
Namun demikian, sukses tersebut masih saja dipertanyakan apakah mampu dia memimpin kementerian yang menjadi andalan dan di dalamnya sudah banyak orang hebat bergelar mentereng. Lagi-lagi, Susi membuat banyak orang terkesima. Dia memulai memimpin rapat kementerian, menjelaskan target-targetnya, cara kerja yang semestinya, me-review kinerja yang ada.
Saat rapat banyak memakai bahasa Inggris, menghitung dengan teliti profit and losslalu mengubah pola pikir sebagai pelayan yang semestinya, dan harus efisien dengan hasil tangkap maksimal.
Misalnya, soal subsidi kapal setelah dihitung, bila dioptimalkan pendapatan kapal tangkap setahun dari 30 unit yang selama ini hasilnya cuma Rp 300 miliar/tahun menurutnya bisa menghasilkan Rp 6 triliun/tahun.
Sebagai produk, Susi seolah telah sukses menjadi "gangguan" (disruptive) yang berarti di antara produk-produk kementerian yang lain. Sehingga, cerita apapun tentang Susi, seperti halnya cerita apapun tentang Apple atau Samsung, yang selalu ditunggu pelanggannya. Baik yang pro maupun yang kontra. Sebab, telah mewakili contoh-contoh jagoan, dari seorang zero menjadi hero.
Orang tidak sekolah tinggi tapi suksesnya terbukti. Mungkin dia bukan tipe orang yang mengandalkan teori (hafalan) tapi kuat secara praktek/praktis (amalan). Apalagi dia bilang akan membagikan semua gajinya untuk nelayan miskin. Kian menambah nilai dirinya.
Maka, tak heran wartawan pun memburunya. Seolah mewakili pelanggan (pembaca) yang menunggu fitur-fitur produk lainnya dari sebuah Susi yang tiba-tiba naik kelas dari sekadar peoduk jadi sebuah brand yang kuat. Cerita tentang bagaimana Susi menggendong nenek-nenek dari landasan di kampung (mungkin di Meulebueh Aceh) bagaikan fitur baru dari brand Susi yang digandrungi masyarakat. Produk Susi ditambah packaging manis dengan munculnya Nadine, anaknya yang cantik sekolah di Amerika, kian menarik.
Apapun tentang Susi dan sekitarnya menghasilkan effect WOW karena marketing model WOM (words of mouth) atau cerita dari mulut ke mulut setelah Nadine comment di blog Kaesang (anak Jokowi), dan Kaesang takut macari Nadine karena anaknya menteri. Peran media sosial mempercepat proses popularitas.
Susi dalam insight kami, tidak hanya sebagai menteri. Tetapi dia adalah sebuah produk bahkan brand andalan Jokowi. Karakternya kuat dan kelihatan. Selama hasilnya konsisten, maka produk/brand tersebut beserta fitur turunannya akan layak jual. Selalu ditunggu. Namun demikian, dari semua itu, tentu yang tak kalah penting adalah hasil akhir: Keberhasilan kinerja kementerian yang dipimpinnya. ***
*) Penulis adalah COO KLN Network/merdeka.com, Sekjen APJII, co-founder Binokular Media Monitoring
[tts]
FOLLOW
Langganan:
Postingan (Atom)







