Minggu, 25 November 2012

Cara Mengatasi Rambut Beruban Saat Usia Masih Muda

Kelly Karlina - wolipop Jakarta - Penuaan adalah proses yang pasti dialami oleh setiap orang. Salah satu tanda penuaan pada rambut adalah timbulnya uban. Semua orang tentunya mengharapkan uban atau rambut putih muncul ketika udah menginjak usia lanjut. Namun pada kenyataannya, di masa sekarang ini banyak orang yang masih muda sudah mengalami penuaan dini dengan gejala tumbuhnya uban di kepala mereka. Penuaan dini pada rambut terjadi karena berbagai faktor. Misalnya, faktor genetik, pemakaian zat kimia tertentu, shampoo yang mengandung sulfur atau menderita penyakit kekurangan darah (anemia pernisiosa). Namun Anda tak perlu khawatir, sebelum uban itu muncul ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya, seperti yang dikutip dari Boldsky. 1. Mencegah Stres Tekanan yang sering dialami remaja pada zaman modern seperti ini merupakan salah satu penyebab munculnya uban. Hal ini disebabkan karena tekanan dari pelajaran yang mereka pelajari di sekolah. Stres merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya penuaan pada rambut. Oleh karena itu, dengan lebih bersantai dan rileks, Anda dapat mencegah timbulnya uban sebelum waktunya. 2. Menjaga Kebersihan Kulit Kepala Riset yang dilakukan oleh dermatologis dunia menunjukan bahwa ketombe juga merupakan salah satu penyebab timbulnya uban. Gunakan sampo anti ketombe atau perasan jeruk lemon sebagai alternatif pilihan yang alami untuk menghilangkan ketombe. 3. Mengatur Pola Makan Malnutrisi adalah salah satu penyebab timbulnya uban atau penuaan dini pada rambut. Diet secara berlebihan mengakibatkan kurangnya asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini mengakibatkan tubuh dan rambut mengalami penuaan sebelum waktunya. Oleh karena itu, aturlah pola makan dengan baik dan seimbang untuk mencegah penuaan dini pada rambut dan tubuh Anda. 4. Mengkonsumsi Makanan yang Kaya Akan Zat Besi Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan munculnya uban. Zat besi membantu tubuh memproduksi melanin yang dapat memberi zat warna pada rambut. Konsumsilah seafood, terutama kepiting, bayam, lemon dan jamur yang memiliki kandungan zat besi yang tinggi. 5. Lakukan Perawatan yang Teratur pada Rambut Lakukan perawatan pada rambut untuk mencegah terjadinya penuaan dini pada rambut. Usapkan campuran labu dan coconut oil selama kurang lebih satu jam pada rambut, lalu bilas. Lakukan secara teratur agar mencegah terjadinya penuaan dini atau tumbuhnya uban pada rambut indah Anda. 6. Daun Kari, Rahasia Kecantikan Rambut Suku India Orang India menggunakan daun kari untuk menjaga keindahan rambut mereka. Coba tambahkan pada makanan yang Anda santap ataupun gosokkan pada rambut setelah dicampurkan pada air hangat. (eya/eya)

Sabtu, 03 November 2012

6 Alasan Harus Beralih ke Nasi Merah

KOMPAS.com - Bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan, nasi merah adalah salah satu "menu wajib". Ini adalah bahan pangan favorit di kalangan para dieters karena banyak sekali manfaat terkandung di dalamnya. Menurut pakar gizi dan keamanan pangan Profesor Ahmad Sulaiman dari Institut Pertanian Bogor (IPB), nasi merah merupakan merupakan salah satu jenis pangan lokal khas Indonesia yang sangat unggul. Karena beragam kelebihannya pula, nasi merah seharusnya menjadi makanan pokok dan tidak hanya dikonsumsi di kala diet saja. Di sela-sela acara Nutritalk Jelajah Gizi Sari Husada di Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta, Jumat (2/11/2012), Ahmad memaparkan ENAM kelebihan yang dimiliki nasi merah. Kelebihan ini pula yang membuat nasi ini perlu menjadi pilihan utama apabila ingin hidup Anda lebih sehat : 1. Lebih organik Nasi adalah makanan yang dimasak dari jenis padi merah alias pagi gogo atau padi huma. Padi ini biasanya ditanam secara organik sehingga relatih lebih menyehatkan. "Padi ini sangat tergantung dari turunnya hujan, di tanam di ladang-ladang dan tidak disawah, tidak direndam. Dapat dikatakan padi ini hampir dibiarkan, jarang-jarang disemprot (pestisida) dan mungkin dipupuk juga jarang. Paling diurus dicabutin rumputnya. Jadi, secara alami padi ini neglected (dibiarkan)," ujar Ahmad. 2. Lebih banyak serat Menurut Ahmad, padi gogo yang merupakan bahan nasi merah yang sebenarnya tidaklah selalu berwarna merah. "Padi ini memang tidak disoso. Setelah digiling sekamnya, kulit arinya dibiarkan menempel. Sehingga dengan demikian padi ini memiliki beberapa keistimewaan," ujar Guru Besar Ilmu Gizi IPB itu. Pada kulit ari ini, justru terkandung zat gizi yang pada beras putih biasanya dibuang. Pada kulit ini banyak serat yang bermanfaat. Tak heran apabila kandungan serat pada nasi merah dua kali lebih tinggi dibandingkan nasi putih. 3. Lebih banyak asam lemak esensial Pada kulit ari terdapat kandungan asam-asam lemak esensial yang sangat bermanfaat baik untuk tumbuh kembang terutama bayi maupun anak. "Belum lagi kandungan zat besinya yang lebih tinggi dari beras putih," tambah Ahmad. 4. Kandungan Vitamun B lebih tinggi Nasi merah memiliki kandungan thiamin atau vitamin B1 yang lebih tinggi yang sangat penting untuk metabolisme karbohidrat dan energi. Vitamin ini juga penting untuk neurotrasmintter atau "anti-stres". Thiamin juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menahan kondisi stres. 5. Lebih banyak antioksidan Warna merah pada nasi merah sebenarnya adalah pigmen-pigmen antioksidan, seperti antocyanin. Antioksoidan ini dapat mencegah oksidasi asam-asam lemak yang dapat memicu radikal bebas dan menyebabkan kanker. "Belum lagi nasi merah ini juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol buruk di dalam darah," tambah Ahmad. 6. Lebih tahan lapar Nasi merah adalah makanan dengan indeks glikemik yang rendah sehingga dapat membantu mencegah terjadinya lonjakan gula darah dalam waktu seketika. Efeknya, konsumsi nasi merah tidak akan menyebabkan perut menjadi cepat lapar. "Jadi nasi merah untuk orang yang sedang diet atau diabetik sangat bagus memilih makanan ini," imbuhnya. Editor : Asep Candra

Selasa, 02 Oktober 2012

Tanaman herbal perlu dikenalkan sejak dini

Bogor (ANTARA News) - Kepala Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor Prof Latifah K Darusman menyatakan perlunya untuk memperkenalkan tanaman herbal atau tanaman obat sejak dini kepada anak-anak. "Karena saat ini kepercayaan masyarakat mulai berkurang akibat banyaknya produk jamu yang menggunakan bahan sintetis," katanya di Bogor, Jawa Barat, Selasa. Terkait dengan hal itu, Pusat Studi Biofarmaka (PSB) IPB dalam rangka Dies Natalis ke-49 tahun 2012 telah menggelar lomba menggambar untuk siswa dan siswi sekolah dasar dengan mengangkat tema "Gemar Minum Jamu". Ia menjelaskan, diperlukan upaya terus menerus untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat akan khasiat jamu melalui tanaman herbal yang dimiliki Indonesia. "Dan salah satu upaya itu kita mulai dari anak anak, karena banyak yang tidak mengenal obat-obat yang bersumber dari bahan alami," katanya. "Bahkan, belum tentu mereka mengenal bahwa bumbu dapur yang biasa digunakan orang tuanya memasak, bisa juga digunakan untuk obat," katanya. Dikemukakannya bahwa tidak kurang dari 15.000 tanaman herbal yang dapat tumbuh di Indonesia. "Saat ini Pusat Studi Biofarmaka IPB tengah mengembangkan database jamu dan tanaman herbal berbasis teknologi informasi untuk penguatan peran jamu di Indonesia," katanya. Pada acara lokakarya "Jamu-Informatics" yang mengusung tema "Menggali Pengetahuan dari Database Jamu Menggunakan Teknik Bioinformatika" di IPB International Convention Center pada Senin (1/10), kata dia, juga dihadirkan narasumber dari NAIST Jepang Dr Shigehiko Kanaya dan berbagai kalangan dari akademisi, instansi dan para wiraswasta. Latifah K Darusman menjelaskan bahwa "Jamu Informatics" atau database jamu ini dikembangkan pihaknya bekerja sama dengan NAIST Jepang. Sedangkan mengenai rincian database-nya berjumlah sekitar 5.310 jamu, 797 produsen dan 654 tanaman atau 1.133 herbal. Ia menyebutkan bahwa data jamu yang disediakan merupakan data yang sudah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Selain database berbagai jamu yang ada di Indonesia melalui "Jamu Informatics" juga akan ditampilkan referensi hasil-hasil penelitian terhadap jamu yang terdapat dalam database. Dalam lokakarya itu, salah satu peserta Wawan dari Kampung Jamu Organik, Cikarang, Kabupaten Bekasi menyampaikan pembuatan database jamu itu akan sangat berguna jika diaplikasikan di perusahaannya. Menurut dia, saat ini ada sekitar 300 jenis tanaman herbal yang dikembangkan di perusahaannya yang juga tercatat di BPOM. Wawan mengatakan, meski perusahaannya bergerak dalam hal budi daya,tapi "Jamu Informatics" dianggapnya penting untuk diimplementasikan. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Bisnis dan Komunikasi IPB Dr Arif Imam Soeroso mengimbau masyarakat untuk senantiasa membiasakan minum jamu. Ia berharap produk jamu dapat berhasil mengangkat Indonesia di mata Internasional, karena saat ini ada sekitar 300 tanaman sedang dilakukan upaya pengembangan untuk menjadi obat dan sekitar 10 produk yang sudah ada di pasar. (A035/M026) Editor: B Kunto Wibisono COPYRIGHT © 2012

Sabtu, 25 Agustus 2012

Gadis Kembar Siam 1 Badan 2 Kepala yang Tenar Jadi Bintang TV

DetikHealth : Minnesota, AS, Tak banyak bayi kembar siam yang belum melakukan operasi pemisahan dapat bertahan hidup. Tapi gadis kembar siam Abigail dan Brittany Hensel bisa bertahan hingga berusia 22 tahun, bahkan kini terkenal menjadi bintang TV. Abigail dan Brittany Hensel merupakan bayi kembar siam yang memiliki dua kepala tapi satu badan, dilahirkan di Minnesota, AS, pada 7 Maret 1990. Gadis kembar ini mengalami kondisi yang dikenal sebagai dicephalic parapagus, di mana mereka berbagi hanya satu tubuh dengan dua kepala. Kondisi ini sangat langka dan hanya terjadi sekitar 1 dari 100.000 kelahiran hidup. Secara fisiologis, kembar Hensel ini memiliki organ tubuh 2 kepala; 2 tulang ekor yang terpisah; 2 lengan; 2 payudara; 2 jantung yang terbagi dalam sistem peredaran darah; 4 paru-paru dengan paru-paru medial agak menyatu, tidak melibatkan lobus kanan atas pada tubuh Brittany, 3 rongga pleura; 1 diafragma yang terkoordinasi dengan baik untuk pernapasan spontan, cacat pusat sedikit; 2 kantong empedu; 1 hati, lobus kanan yang membesar dan memanjang; 1 usus besar; 1 set organ reproduksi; 1 kandung kemih; 2 tulang kelangkang yang terpisah; 2 kaki dan 1 panggul agak luas. Meski memiliki satu tubuh yang sama, tapi kondisi kesehata Abigail dan Brittany tidaklah sama. Menurut dokter keluarga, Brittany lebih rentan terhadap flu dan batuk dibanding Abigail. Namun ketika yang satu minum obat oral tertentu, maka penyakit kembar yang lain juga bisa hilang karena sistem tubuh terhubung dengan peredaran darah yang sama. Abigail dan Brittney memiliki sistem saraf yang berbeda, meskipun mereka berbagi organ umum lainnya. Misalnya, ketika seseorang menggelitik Abby di bagian mana saja dari kepala hingga jari kaki, maka Britt pasti akan merasakan sensasinya. Di sisi lain, dorongan atau kebutuhan untuk buang air kecil, tidur dan rasa lapar juga sangat berbeda satu sama lain. Secara akademis, mereka mampu menyelesaikan sekolah pada tahun 2008 dan telah memasuki kuliah di Bethel University, di Saint Paul Minnesota. Dalam sekolah yang sama mereka juga menjadi mahasiswi tahun 2009. Abigail dan Brittany ingin menunjukkan pada seluruh dunia bahwa mereka dapat hidup senormal orang lain. Si kembar Hensel ini bahkan memiliki 2 SIM (surat izin mengemudi) yang berbeda. Kisah hidup kembar siam ini pun pernah ditayangkan secara dokumenter pada tahun 2008 di channel TV Amerika, TLC. Sejak saat itu mereka mulai terkenal. TLC juga memberi mereka tayangan reality show sendiri, yang tayang setiap hari Selasa, seperti dilansir People.com, Kamis (9/8/2012). (mer/ir)

Kamis, 02 Agustus 2012

Manggis dan Sawo Dikombinasikan Jadilah Obat Diabetes

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro, Semarang, berhasil mengembangkan ekstrak kulit manggis dan sawo untuk menurunkan kadar gula darah pada tubuh penderita diabetes melitus. Ketiga mahasiswa dari program studi D3 Teknik Kimia itu adalah Isabel Triesty, Aprisal Setyo dan Novia Nurul. Melalui penelitian tentang khasiat ekstrak kulit manggis dan sawo itu, mereka meraih juara harapan III dalam Lomba Karya Tulis Inovatif Mahasiswa (LKTIM). Acara lomba diadakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Tengah. Isabel Triesty mengatakan kombinasi ekstrak kulit manggis dan sawo dapat menurunkan kadar gula darah tubuh karena mengandung antioksidan tinggi. Antioksidan dapat digunakan untuk memperbaiki insulin dalam tubuh yang rusak. Isabel berharap karya mereka itu dapat menjadi obat herbal yang dapat dijangkau masyarakat luas, terutama dari kalangan tidak mampu. Sebab, menurut dia, penyakit diabetes melitus juga menyerang masyarakat kurang mampu. Dengan adanya ekstrak kulit manggis dan sawo, obat herbal untuk penderita diabetes melitus dapat dibuat dengan biaya yang murah tetapi memiliki khasiat yang tidak kalah dengan obat dari apotek. Masyarakat biasanya mengonsumsi buah manggis hanya daging buahnya saja. Sementara, kulitnya dibuang. ''Padahal, ternyata kulit manggis yang biasa dibuang itu memiliki khasiat tinggi,'' kata Isabel