Rabu, 25 Desember 2013

Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Perang di Timur Tengah dan Afrika

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus dalam pesan Natalnya, Rabu (25/12/2013) menyerukan kepada penduduk dunia untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban perang di berbagai negara, Suriah, Irak hingga Sudan Selatan.
Dalam kesempatan itu, Paus juga memohon agar penduduk dunia ikut menyelamatkan tentara anak-anak di Afrika Tengah, yang masa depannya telah dirampok oleh peperangan. Pada pidato yang dikenal dengan Urbi et Orbi (Kepada Kota dan Dunia), dia berdoa agar konflik bisa reda. Dia juga mengundang berbagai kelompok untuk bergabung mewujudkan perdamaian di dunia. "Terlalu banyak nyawa yang telah melayang dalam konflik di Suriah serta memicu kebencian dan balas dendam," kata Paus yang berusia 77 tahun itu di depan puluhan ribu umat Katolik di Lapangan Santo Petrus . "Mari kita terus meminta Tuhan untuk mengampuni orang-orang Suriah tercinta dan untuk memungkinkan pihak-pihak dalam konflik untuk mengakhiri semua kekerasan dan menjamin akses ke bantuan kemanusiaan," katanya. Konflik di Suriah diperkirakan telah menewaskan lebih dari 126.000 orang sejak pertama kali dimulai. Perang itu dimulai dari aksi damai menentang rezim pada 2011. Untuk selanjutnya, kekerasan di negara tersebut telah mengguncang Timur Tengah secara keseluruhan. Sementara itu di Baghdad, sebuah bom mobil meledak di luar gereja setelah perayaan Natal. Bom itu menewaskan sedikitnya 14 orang. "Mari kita berdoa untuk menyembuhkan luka negara tercinta Irak ," kata Paus dalam doanya. Dari Sudan Selatan, pertempuran antara pasukan tentara dan pemberontak juga berkecamuk di negara tersebut, di mana ribuan orang diyakini telah tewas dalam seminggu terakhir. Atas meningkatnya eskalasi konflik tersebut, PBB bergerak dengan menambah pasukan penjaga guna mencegah pecahnya perang saudara. Sementara itu, Afrika Tengah saat ini juga sedang terkoyak oleh spiral kekerasan dan kemiskinan. Editor : Bambang Priyo Jatmiko Sumber : AFP

Kamis, 19 Desember 2013

Paripurna Sahkan RUU Aparatur Sipil Negara Jadi UU

Laporan: Timi Trieska Dara Metrotvnews.com, Jakarta: Rapat Paripurna DPR RI mengesahkan Rancangan Undang Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi Undang-Undang.
"Apakah RUU ASN diterima menjadi Undang Undang?" tanya Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo yang memimpin rapat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/12). "Diterima," jawab peserta rapat paripurna. RUU ini merupakan inisiatif DPR. Sebelum menjadi UU, RUU ASN mengalami proses pembahasan cukup panjang. Pemerintah kerap mendapatkan resistensi. RUU ASN terdiri 15 bab dan 141 pasal. RUU dibahas 10 kali persidangan. Ketua Komisi II DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa berharap UU ASN dapat menciptakan birokrasi yang baik. Agar cita-cita birokrasi yang antisipatif, proaktif, dan efektif dalam menghadapi globalisasi dan dinamika perubahan lingkungan strategis dapat tercapai. "UU ASN akan membangun kultur birokrasi yang profesional, transparan, akuntabel, bersih, dan bertanggung jawab serta dapat menjadi pelayan masyarakat, abdi negara, contoh dan teladan," kata Agun. Selain itu, Agun menilai UU ASN mampu mengurangi dan menghilangkan penyalahgunaan kewenangan publik oleh pejabat di instansi bersangkutan. Sehingga akan terwujud negara yang memiliki most improved bureuacracy. "Aparatur negara akan mampu meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan perumusan dan pelaksanaan kebijakan/program instansi serta meningkatkan efisiensi (biaya dan waktu) dalam pelaksanaan semua segi tugas organisasi," kata Agun. UU ASN mengatur batas usia pensiun seorang pegawai negeri sipil (PNS). Bagi pejabat administrasi PNS, batas usia pensiun yang semula 56 tahun diperpanjang menjadi 58 tahun. Bagi pejabat pimpinan tinggi (eselon I dan II) 60 tahun. Sedangkan batas usia pensiun bagi pejabat fungsional disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan. UU ASN ini juga mengharuskan dibentuknya sebuah komisi, yakni Komisi ASN, yang bertugas mengawasi setiap tahapan proses pengisian jabatan pimpinan tinggi, mengawasi, mengevaluasi penerapan asas, nilai dasar, kode etik perilaku pegawai ASN atau PNS. Editor: Khudori

Jumat, 22 November 2013

Daftar Lengkap 50 Orang Indonesia Paling Kaya

TEMPO.CO, Jakarta - Majalah Forbes merilis daftar 50 orang paling tajir se-Indonesia. Di antara nama-nama tersebut, ada nama Chairul Tanjung di posisi 5 dengan nilai kekayaan US$ 4 miliar. Ada pula nama Hary Tanoesoedibjo di posisi ke-22. Pria yang hendak mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden dari Partai Hanura ini memiliki nilai kekayaan US$ 1,35 miliar. Nama Hashim Djojohadikusumo masuk di posisi ke-42. Adik Prabowo Subianto ini memiliki nilai kekayaan US$ 700 juta.
Berikut daftar lengkap 50 orang paling tajir se-Indonesia versi Forbes: 1. R. Budi & Michael Hartono, nilai kekayaan US$ 15 miliar 2. Eka Tjipta Widjaja & family, nilai kekayaan US$ 7 miliar 3. Anthoni Salim & family, nilai kekayaan US$ 6,3 miliar 4. Susilo Wonowidjojo & family, nilai kekayaan U$ 5,3 miliar 5. Chairul Tanjung, nilai kekayaan US$ 4 miliar 6. Sri Prakash Lohia, nilai kekayaan US$ 3,7 miliar 7. Boenjamin Setiawan & family, nilai kekayaan US$ 3 miliar 8. Peter Sondakh, nilai kekayaan US$ 2,7 miliar 9. Mochtar Riady & family, nilai kekayaan US$ 2,5 miliar 10. Sukanto Tanoto, nilai kekayaan US$ 2,3 miliar 11. Putera Sampoerna & family, nilai kekayaan US$ 2,15 miliar 12. Tahir, nilai kekayaan US$ 2,05 miliar 13. Bachtiar Karim, nilai kekayaan US$ 2 miliar 14. Theodore Rachmat, nilai kekayaan US$ 1,9 miliar 15. Martua Sitorus, nilai kekayaan US$ 1,85 miliar 16. Murdaya Poo, nilai kekayaan US$ 1,75 miliar 17. Ciliandra Fangiono & family, nilai kekayaan US$ 1,7 miliar 18. Achmad Hamami & family, nilai kekayaan US$ 1,5 miliar 19. Kartini Muljadi & family, nilai kekayaan US$ 1,42 miliar 20. Eddy Katuari & family, nilai kekayaan US$ 1,4 miliar 21. Low Tuck Kwong, nilai kekayaan US$ 1,37 miliar 22. Hary Tanoesoedibjo, nilai kekayaan US$ 1,35 miliar 23. Ciputra & family, nilai kekayaan US$ 1,3 miliar 24. Edwin Soeryadjaya, nilai kekayaan US$ 1,2 miliar 25. Djoko Susanto, nilai kekayaan US$ 1,17 miliar 26. Eka Tjandranegara, nilai kekayaan US$ 1,15 miliar 27. Harjo Sutanto, nilai kekayaan US$ 1,14 miliar 28. Soegiarto Adikoesoemo, nilai kekayaan US$ 1,04 miliar 29. Kusnan & Rusdi Kirana, nilai kekayaan US$ 1 miliar 30. Garibaldi Thohir, nilai kekayaan US$ 960 juta 31. Sjamsul Nursalim, nilai kekayaan US$ 950 juta 32. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, nilai kekayaan US$ 940 juta 33. Kuncoro Wibowo & family, nilai kekayaan US$ 910 juta 34. Husain Djojonegoro & family, nilai kekayaan US$ 875 juta 35. Sudhamek, nilai kekayaan US$ 830 juta 36. Eddy Kusnadi Sariaatmadja, nilai kekayaan US$ 820 juta 37. Benny Subianto, nilai kekayaan US$ 790 juta 38. Aksa Mahmud, nilai kekayaan US$ 780 juta 39. Jogi Hendra Atmadja, nilai kekayaan US$ 760 juta 40. Santosa Handojo, nilai kekayaan US$ 750 juta 41. Prajogo Pangestu, nilai kekayaan US$ 745 juta 42. Hashim Djojohadikusumo, nilai kekayaan US$ 700 juta 43. Kiki Barki, nilai kekayaan US$ 680 juta 44. Alexander Tedja, nilai kekayaan US$670 juta 45. The Nin King, nilai kekayaan US$ 650 juta 46. Winato Kartono, nilai kekayaan US$ 590 juta 47. Sandiaga Salahuddin Uno, nilai kekayaan US$ 460 juta 48. Trihatma Haliman, nilai kekayaan US$ 450 juta 49. Arifin Panigoro, nilai kekayaan US$ 420 juta 50. Sutjipto Nagaria, nilai kekayaan US$ 390 juta AMIRULLAH | FORBES

Selasa, 12 November 2013

Ini Proses Virus HIV Berkembang Biak dan Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Ajeng Annastasia Kinanti - detikHealth Jakarta, HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan retrovirus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan menimbulkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Virus ini memiliki kemampuan untuk berkembang biak di dalam tubuh. Seperti apa prosesnya?
HIV menyerang limfosit yang disebut sel T-4 atau sel T-Penolong (T-Helper) yang sering disebut juga sebagai sel CD-4. Sementara AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang didapat bukan karena keturunan, tetapi disebabkan oleh virus HIV. "AIDS itu merupaka kondisi di mana sistem imun seseorang mengalami penurunan. Jika sudah berada dalam tahap ini, maka penyakit ringan seperti flu atau diare pun bisa jadi mematikan," ujar dr Leo Indarwahono, Executive Director Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA), dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Royal Kuningan, Jl Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Bagaimana proses perkembangan virus HIV di dalam tubuh manusia? Pertama, HIV menginjeksi sel pasien dan melepaskan gen Asam ribonukleat (RNA), kemudian oleh enzim RNA virus diubah menjadi DNA. Enzim penyambung tersebut menyatukan DNA virus ke dalam kromosom pasien dan sel yang telah terinfeksi memproduksi RNA virus baru. Gabungan protein baru yang diproduksi kemudian akan membentuk virus HIV baru dan siap menyerang sel-sel tubuh lainnya. "Sekitar 1-3 bulan awal HIV menyerang disebut sebagai 'periode jendela' atau window period. Pada stadium kedua atau sekitar 5-10 tahun kemudian, seiring penurunan sel CD-4, maka pasien akan masuk dalam tahap HIV positif. Lalu ketika sel CD-4 di bawah 200 per mikroliter maka pasien masuk ke dalam tahap AIDS," tutur dr Leo. Dijelaskan oleh dr Leo, walaupun pengidap HIV belum menunjukkan adanya gejala, namun ia sudah dapat menularkan kepada orang lain. Bahkan saat ia masih berada dalam tahap 'periode jendela' pun sudah sangat potensial untuk menularkan HIV. (ajg/vit)

Sabtu, 09 November 2013

Kenalkan! Ini Dista, Ajudan Kebanggaan Jokowi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews Semarang - Jika diperhatikan, ada satu nama yang selalu dimasukkan cerita oleh Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai kesempatan. Dia adalah Dista. Seorang ajudan yang kini menjadi kebanggaan Gubernur DKI ini.
Nama Dista sering disebut Jokowi jika menghadiri berbagai acara. Kehadiran Dista membuat Jokowi merasa tidak minder saat bertemu dan berjabat tangan dengan sejumlah orang, meski jabatan Jokowi yang tinggi. Jokowi berkisah memang punya cerita unik soal ajudan. Saat masih menjadi wali kota Solo, para tamu yang datang lebih sering menyalami ajudannya duluan. Ajudan Jokowi saat itu tinggi, gagah nan tampan. Tidak ingin kejadian terulang, Jokowi pun kali ini berinisiatif memilih sendiri para ajudannya. "Saya milih sendiri, saya pilih dari 10 lulusan IPDN, pilih dan dapat. Mau kenal ajudan saya?" tanya Jokowi saat memberi kuliah umum di Gedung Prof Soedarto, Undip, Semarang, Sabtu (9/11/2013). "Siap!" tiba-tiba suara lantang terdengar dari sisi ruangan tempat operator. Sesosok pemuda 23 tahun, tidak terlalu tinggi, dan berambut pendek kemudian datang mendekati Jokowi. Dista berdiri tegap di belakang Jokowi. Senyum Dista selalu mengembang. "Kamu itu siap-siap aja. Yah inilah, saya pilih yang paling pinter dan masih bujang," ujar Jokowi sambil memperkenalkan ajudannya. "Sekarang kalau ke mana-mana yang disalami saya," lanjut Jokowi lagi yang diikuti tawa seluruh mahasiswa. Ajudan Jokowi ini bernama lengkap Pradista Machdala Putra (23) asli Jakarta dan biasa dipanggil Dista. Ia masuk angkatan 19 IPDN mauk tahun 2008. Dista menjadi ajudan Jokowi karena lolos dalam tes seleksi.